Berbicara Di Depan Umum untuk Pemula

14 03 2012

Konten dari presentasi kita seharusnya sesuai dengan informasi yang dibutuhkan oleh pendengar. persiapan materi secara hati-hati dan cermat dapat menjamin kesuksesan dalam kemampuan berbicara di depan umum. Dengan merekam cara seseorang berbicara dan mendengarkannya kembali dengan baik, tentu akan sangat berguna. Lakukan cara ini di depan cermin. Ini akan memberitahumu poin-poin penting mana yang menjadi titik lebih dan lemah dari caramu berbicara di depan umum.

Di bawah ini merupakan hal-hal paling penting yang perlu diingat ketika akan berbicara di depan umum:

  1. Berbicaralah seakan kamu adalah seorang aktor yang memainkan peran di atas panggung. Penampilan tentu mendukung pada suatu kesempatan. Jika topik yang diangkat serius, lalu jadilah serius. Penampilan seharusnya mencerminkan topik yang akan diangkat. tetapi, itu tidak berarti anda terlihat membosankan. disamping keseriusan sebuah topik, tampilkan dirimu sebagai pribadi yang antusias, apa adanya, dan pembicara yang percaya diri.
  2. Mata adalah jendela hati. lakukan kontak mata ketika memberi penampilan berbicara. jangan pernah terpaku hanya pada satu orang saja di dalam ruangan. Lihat ke semua orang layaknya mereka adalah seorang teman ataupun seorang kenalan.
  3. Pembukaan harus semenaarik mungkin. Ini akan menarik perhaian pendengar. Orang-orang punya banyak hal yang dipikirkan ketika mendengar sebuah presentasi seseorang ketika berbicara dan pembukaan yang baik adalah dimana kata-kata dari seorang pembicara seolah-olah mengajak pendengar agar ikut ke dalam topik yang dibuatnya. Sebuah icebreaker mungkin akan membantu. tulislah topik pada sebuah papan dan mintalah sesuatu kepada pendengar hal apa yang ingin mereka dengar tentang topik yang ada. Terakhir, jangan lupakan sebuah lelucon.
  4. Buatlah jeda waktu. Ini akan membuat pembicara dan pendengar saling memahami dan menyerap materi yang pernah pembicara katakan. Jangan pernah terlihat seperti orang yang ingin cepat-cepat selesai.
  5. Tingkatkan presentasi dengan menggunakan materi audio-visual. Siapkan rencana A dan B, jadi apabila satu rencana gagal, masih ada rencana alternatif yang dapat digunakan.
  6. Jagalah waktu anda ketika sedang presentasi supaya tidak membosankan bagi pendengar. Jangan pernah melebihi batas waktu yang anda perlukan jika memang ada pembaca atau pendengar lain yang mempunyai jadwal sesudah anda.
  7. Sediakan poin-poin utama dari apa yang telah didiskusikan di akhir acara.
  8. Bukalah pertanyaan dan jangan pernah takut apabila tidak dapat menjawab masing-masing pertanyaan. Ingat, prioritaskan pada hal yang telah anda bicarakan, lebih-lebih pada hal yang anda kuasai.
  9. Nikmati proses secara keseluruhan. Pendengar dapat merasakan adanya ketidaknyamanan pada diri pembicara suatu waktu. Jangan membuat suatu kepura-puraan, tetaplah tenang selama topik masih dikuasai dan jelas. Penampilan yang dibawakan lebih sering diingat dibanding topik yang didiskusikan.

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: