Berperilaku Ramah Menguntungkan Semua Orang

11 01 2012

Apakah Anda benar-benar ingin bahagia? Semua orang pasti mengatakan ya, tetapi gerbang menuju kebahagiaan terkadang membuat sebagian dari kita murung. Karena sejatinya gerbang untuk kebahagiaan adalah suka memberi kepada orang lain. Pikirkan tentang ini: “Jika Anda ingin orang lain bahagia, berbelas kasihlah.  Jika Anda ingin bahagia, berbelas kasihlah..” – The Old Dalai.

Sebagian dari kita mungkin merasa bahwa, jika kita memberi terlalu banyak kemurahan hati kita, maka hal tersebut akan dimanfaatkan oleh orang lain. Itu benar, dan beberapa individu yang sangat egois mungkin dapat melihat niat baik Anda sebagai kelemahan. Namun, orang yang berusaha untuk mengambil keuntungan tersebut sangat sedikit. Mengutip pendapat Gandhi, “Kita harus berubah jika ingin melihat dunia.” Pikirkan tentang hal ini, perubahan harus dimulai di suatu tempat, jadi mengapa tidak mulai dengan Anda dan saya, sekarang juga?

Anda dapat memberi semampunya, tanpa mengharap imbalan, dan tanpa balas jasa, juga tanpa memberitahu siapa pun. Ini merupakan hal baik untuk Anda, alam semesta, dan mereka yang menerima kebaikan dari tindakan-tindakan Anda. Setiap kali Anda memberi, Anda akan menerima – bahkan, jika Anda tidak mengharapkan hadiah sekalipun.

Cobalah, dan Anda akan melihat, apa yang disebut “karma,” hukum sebab dan akibat. Ia bekerja seperti ini: Untuk setiap aksi ada reaksi. Mari kita pastikan reaksi terhadap tindakan kita yang baik.

Danny Thomas mengatakan, “Semua dari kita lahir karena suatu alasan, tetapi kita semua tidak mencari tahu alasannya. Sukses dalam hidup tidak ada hubungannya dengan apa yang Anda peroleh dalam hidup atau capaian untuk diri sendiri. Tetapi apa yang Anda lakukan untuk orang lain.”

Berbagilah segala sesuatu dan Anda akan mencapai warisan kebaikan. Berbagi apa-apa dan orang-orang akan melakukan yang terbaik, untuk tidak melupakan Anda. Karena sepanjang hidup anda akan meninggalkan kenangan, dalam pikiran orang lain, dan saya ingin itu semua menjadi yang baik.

Jadi, berapa banyak yang harus Anda berikan? Hal ini dapat dimulai dengan, “ketulusan”, kata-kata baik, catatan, kartu, atau bunga. Anda akan menyadari bahwa hadiah atau pemberian yang anda berikan tidak akan membuat Anda miskin. Sebagai hasilnya, Anda akan melihat banyak orang dengan sendirinya membalas kebaikan kepada Anda.

Anda juga harus meluangkan waktu untuk bersikap hormat kepada semua orang yang berlaku baik terhadap Anda setiap hari.Seperti yang kita tahu banyak orang tidak merasa risih menyapa pembantunya, petugas kebersihan, petugas parkir, atau petugas layanan.

Setelah Anda melakukannya, Anda bahkan dapat tahu nama mereka, dan Anda akan terkejut berapa banyak dari mereka akan keluar dari jalan mereka untuk memberikan anda pelayanan yang baik, hanya dengan menyapa mereka, dengan nama depan mereka.

Jika Anda membangun ketulusan dan kepercayaan kemana pun Anda pergi, Anda akan dicintai oleh sesama manusia. Ini benar-benar sederhana. Sebagaina Muhammad SAW mengatakan, “kekayaan sejati seseorang adalah kebaikan yang dia lakukan di dunia.”

disadur dari daily articles at readbud.com


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: